PWA Jawa Timur Audensi dengan Gubernur, Perkuat Sinergi dalam Program Sosial dan Inklusi
SURABAYA – Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jawa Timur, Dra. Rukmini Ammar M.AP, bersama jajaran pimpinan harian, melakukan audiensi dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam rangka silaturahmi dan penguatan sinergi antara organisasi dan pemerintah provinsi. Pertemuan yang telah lama direncanakan ini akhirnya terlaksana pada Selasa, 25 Maret 2025, setelah sebelumnya sempat diagendakan sejak Khofifah ditetapkan sebagai gubernur terpilih oleh KPU.
Dalam audiensi tersebut, Rukmini menyampaikan ucapan selamat kepada Gubernur Khofifah atas terpilihnya kembali sebagai pemimpin Jawa Timur, sekaligus mengapresiasi keberhasilan kepemimpinannya pada periode sebelumnya. Selain itu, PWA Jawa Timur menegaskan kesiapan untuk berkolaborasi dalam mendukung program kerja pemerintah melalui tujuh majelis dan tiga lembaga yang ada di PWA. Salah satu fokus utama PWA adalah penguatan program kerja prioritas dalam bidang Gender, Disabilitas, dan Sosial Inklusi (GEDSI).
Gubernur Khofifah menyambut baik kehadiran PWA Jawa Timur dan memberikan apresiasi terhadap upaya organisasi ini dalam mendampingi kaum disabilitas, termasuk pengelolaan Sekolah Luar Biasa (SLB). Dalam pertemuan tersebut, Khofifah juga mengungkapkan rencana kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Western University untuk melaksanakan pelatihan bagi guru-guru SLB. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para pendidik dalam mendampingi anak-anak dengan kebutuhan khusus, dengan melibatkan PWA sebagai mitra strategis.
Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan program kerja PWA, Gubernur Jawa Timur mengusulkan adanya momen khusus bagi PWA untuk menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan dinas-dinas terkait. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan memudahkan pelaksanaan program-program sosial yang digagas oleh PWA di Jawa Timur.
Dengan adanya audiensi ini, diharapkan sinergi antara PWA Jawa Timur dan Pemerintah Provinsi semakin erat, sehingga program-program yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok rentan, dapat berjalan lebih optimal. Emi Harris