'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Tulisan Aisyiyah tidak Ada di Al Qur'an
28 Agustus 2017 01:06 WIB | dibaca 1036

Tulisan Aisyiyah tidak ada di Al Qur’an

Usai memberikan ceramah Milad ‘Aisyiyah satu abad di gedung Islamic Center Madiun (ICM) pada 27 Agustus 2017, kami diajak panitia untuk menikmati gado-gado Pak Tomo di jln. Biliton Kota Madiun. Di saat hendak masuk ke mobil untuk melanjutkan perjalanan ke Surabaya, seorang juru parkir berusia paruh baya mendekati kami. Ia terlihat tertarik dan fokus menelaah tulisan di mobil PWA Jatim. “Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Jawa Timur” berjejer di sebelahnya adalah logo kaligrafi Arab عائشيةdibaca dalam transliterasi (bhs arab ke bhs latin) ..‘Aisyiyah.

Sang jukir mengeja bahasa Arab , sambil mengusap-usap tulisan kaligrafi Arab di logo Aisyiyah yg rupanya cukup menarik perhatiannya, sang jukir berkomentar ..”ini tulisan Arab di mobil ternyata bacaannya ‘A-i-syi-yah”.. jawabku bener, pinter, jempol untuk pak jukir. Dia melanjutkan komentarnya tulisan ‘Aisyiyah seperti itu tidak ada di Qur’an, tapi yg tulisan syahadat melingkar kana kiri itu memang ada di Qur’an. Saya bertanya Apakah sampeyan kenal ‘Aisyiyah, jawabnya tidak tahu.

Spontan langsung kupromosikan bahwa ‘Aisyiyah itu organisasi perempuan Muhammadiyah, yang melaksanakan kegiatan mencerdaskan dan memajukan masyarakat. Ada Taman Kanak - kanak ‘Aisyiyah, Rumah Sakit ‘Aisyiyah, dan Panti Asuhan ‘Aisyiyah. Pak Jukir menyimak penjelasanku sambil mengagguk-anggukan kepala. Pertemuan hari ini diakhiri dengan suara sempritan peluitnyanya pertanda kendaraan siap dipandu untuk melanjutkan perjalanan. “Sebentar pak, tunggu!” panggilku., aku turun dari mobil sambil mengajaknya foto, langsung direspon dengan anggukan kepala. Sayapun berpose angkat jempol tangan dan diapun mengikuti angkat jempol tangannya. “terima kasih ya pak” kataku, dan setelah dibayar parkirnya dia katakan terima kasih ya bu disambung dengan kalimatnya , “assalamu ‘alaikum”, jawab kami “wa’alaikumussalam wr wb”.

Terima kasih pak jukir, kau telah kenal ‘Aisyiyah karena kepekaan literasi bahasa Arabmu yang bagus, hingga kau sempatkan membaca logo ‘Aisyiyah yang nota bene berasal dari bahasa Arab. Kau explore kemampuanmu mengeja satu demi satu huruf arab dengan harakatnya, pasti kau dulu waktu kecil ngaji di TPQ, gumamku.

Demikianlah orang lain dapat mengenal organisasi ‘Aisyiyah, antara lain lewat logo ‘Aisyiyah di kendaraan yang dijumpai di jalan raya, seperti pak jukir yg hebat itu. Mari syiarkan nama organisasi ‘Aisyiyah dimana saja, sudah satu abad yang lalu Kiai Ahmad Dahlan dan sang istrei Nyai Walidah merintisnya. Saatnya film Nyai Ahmad Dahlan ditonton berjuta juta ummat di negara Indonesia maupun manca negara, demi ummat yang cerdas dan berkemajuan.

Kota Madiun , 27 Agustus 2017, pk. 13.00, Dalilah Candrawati.

Shared Post:
Berita Terbaru
Berita Terkomentari