'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Selamanya Cinta Sampai di Ujung Usia
28 Juni 2020 15:26 WIB | dibaca 381

Ibu Halimatussa’diyah, sosok ibu sederhana di perkampungan nelayan Bulak Sukolilo. Seperti kebanyakan masyarakat nelayan, Ibu Halimatussa’diyah tidak tahu kapan tepatnya tanggal lahirnya. Yang selalu diceritakan kepada anak cucunya bahwa pada saat jaman Jepang beliu sudah menikah dan dikaruniai anak. Jadi saat ditanya umur, beliu selalu menjawab bahwa usianya lebih dari 100 tahun.

Meskipun begitu ibu Halimatussa’diyah adalah perempuan yang aktif dalam mengikuti pengajian di ranting Muhammadiyah dan atau Aisyiyah Sukolilo dan Kenjeran meskipun menggunakan tongkat, sealama masih kuat beliu berusaha untuk hadir. Menurut cerita ibu Mulyana, putri ke 12 dari 16 anaknya, beliu sebenarnya orang muslimat tetapi setelah menikah tinggal di lingkungan Muhammadiyah, beliau menjadi tertarik dan aktif beraktifitas di kegiatan Muhammadiyah dan juga ‘Aisyiyah walaupun. Sampai sakit karena jatuh sekitar satu tahun yang lalu beliau masih aktif. Alhamdulillah walaupun dalam kondisi sakit, setiap mendengar suara Adzan beliu selalu bersegera untuk melaksanakan sholat. Satu lagi yang patut kita tauladani hobi beliau untuk berbagi, beliau mempunyai hobi membagi-bagi ikan kepada saudara atau tetangga yang tidak bekerja di laut secara bergilir.

Dari 16 anaknya, saat ini tinggal 8 anak yang masih hidup. Semua anak dan cucunya aktif dalam kegiatan persyarikatan walaupun tidak semua menjadi pengurus. Saat ini 2 anaknya yang tercatat aktif sebagai pengurus persyarikatan, yaitu ibu Mulyana sebagai pengurus Majelis Pembinaan Kader PWA Jatim dan juga kakaknya. Disamping itu cucu-cucunya juga aktif sebagai penggurus NA dan ortom lainnya. Pagi ini, Ahad 28 Juni 2020 setelah mandi dan mengenakan baju kesayangannya berupa baju batik Muktamar Yogyakarta 2010 untuk sholat subuh. Pada pukul 06.30 beliau dipangil menghadap Allah SWT, dengan senyum seakan tidur nyenyak. Smoga Allah menerima semua amal ibadah beliu dan kelurga yang ditinggalkan diberi kesabaran. kecintaannya kepada persyarikatan telah diwariskan kepada keturunannya. Amin

Shared Post:
Berita Terbaru
Berita Terkomentari