'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Hindari Politik Uang, Caleg dari Aisyiyah Cukup Bangun Integritas
21 Desember 2018 19:10 WIB | dibaca 344

SURABAYA – Politik uang masih menjadi tantangan demokrasi. Para politisi memiliki tantangan untuk bisa lepas dari stiqma permainan uang dalam pesta demokrasi. Namun, itu semua bisa ditiadakan, asal para politisi mau benar-benar membangun integritasnya.

 

Itulah yang disampaikan Kuswiyanto, mantan anggota DPR-RI sekaligus pembicara pada diskusi bertajuk ‘ Politik Uang dan Distribusi Kekuasaan dalam Politik Indonesia’ di Gedung Muhammadiyah, Jalan Kertomenanggal IV/1, Surabaya, Jumat (21/12/2018).

 

Ia berpesan, terlebih kepada caleg dari Aisyiyah, untuk menghindari politik uang dengan mulai memetakan potensi yang dimiliki dan memanfaatkan jaringan sosial.

 

"Saya yakin kalau ini digerakkan akan menjadi hal yang luar biasa, Modal politik itu yang pertama adalah integritas, cuma masalahnya bagaimana mensosialisaikan kemampuan, itu menjadi hal yang sulit, modal sosial itu jaringan," jelas Kuswiyanto.

 

Diskusi rutin yang dihelat oleh LPPA PWA Jatim ini sekaligus mensosialisasikan tentang Pemilu 2019 kepada puluhan peserta diskusi untuk menggunakan hak pilihnya. “Satu suara sangat berarti, jangan sampai kita golput atau tidak memberikan hak pilih kita,” tegas Nurul Amalia, salah satu pembicara yang juga Komisioner KPU Surabaya.

 

Anggota LPPA sekaligus notulen acara, Novita Utami menjelaskan, diskusi ini digelar sebagai langkah antisipasi dari Aisyiyah menjelang pemilu 2019 agar setiap anggota Aisyiyah dalam berpolitik tidak menyentuh ranah politik uang.

 

"Ini lebih banyak pada literasi politik, jadi harapannya ibu-ibu Aisyiyah itu juga lebih melek politik dalam artian kita punya pemahaman yang lebih tentang untuk bersikap," tuturnya usai diskusi. Trisna Eka Adhitya

Shared Post:
Berita Terbaru
Berita Terkomentari